Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sepakat menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Medan Sebagai Rumah Sakit Jejaring Pendidikan dan Pelaksanaan Kepaniteraan Klinik bagi Mahasiswa.

Penandatangan nota kesepakatan kerjasama dilakukan oleh Dekan FK UMSU,dr.Ade Taufiq,Sp.OG dan Direktur RS Bhayamgkara, Kombes Pol dr.Nyoman Eddy.P DFM,Sp.F di RS Bhayangkara di Medan, Kamis (27/7).

Menurut Dekan FK UMSU,  kerjasana tersebut sangat penting artinya karena menyangkut pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan kedokteran. Dalam nota kesepakatan tersebut para pihak sepakat meningkatkan kerjasama dalam memajukan dan mengembangkan dunia kesehatan. Serlanjutnya mengkoordinasikan pendidikan kepaniteraan klinik bagi Mahasiswa FK UMSU dalam suatu badan koordinasi
Terakhir melaksanakan pendidikan Kepaniteraan Klinik bagi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar dokter.

Tujuan kerjasama itu sendiri adalah untuk meningkatkan kualitas dan mutu sumber daya manusia di bidang kesehatan, khususnya bagi para mahasiswa kepaniteraan klinik. Berikutnya, menciptakan kemandirian bagi mahasiswa kepaniteraan klinik terhadap pelayanan kesehatan pada masyarakat. Mempersiapkan mahasiswa kepaniteraan klinik yang mampu menerapkan keilmuannya di tengah-tengah masyarakat

“Dalam kerjasama ini pihak RS Bhayangkara sangat mendukung FK UMSU dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran,” kata  Ade Taufiq didampingi Sekertaris Universitas, Gunawan, SPdI, MTh.

Dijelaskan dia, FK UMSU sudah berdiri sejak 2008. Perkembangan pendidikan dan pengajaran di FK UMSU tidak terlepas dari pembangunan sumber daya manusia dan penguatan sistem pendidikan yang turut dibimbing oleh berbagai Instansi pendidikan Kedokteran, baik di Sumatera Utara maupun di Jawa.

Diawal berdirinya, FK UMSU telah berkomitmen untuk mengembangkan pendidikan kedokteran berkualitas dan ciri  ciri al Islam dan kemuhammadiyahan. Komitmen itu diwujudkan dengan membekali setiap mahasiswa dengan kemampuan membaca dan menghafal ayat suci Al Qur’an.

Persoalan kesehatan di Indonesia pada prinsipnya tak terlepas dari bagaimana permasalahan kesehatan yang muncul di negara ini dan bagaimana kualitas tenaga kesehatan yang diproduksi.

Masalah kualitas tenaga kesehatan lanjut Ade, terjadi sebagai dampak adanya kesenjangan kualitas institusi pendidikan kesehatan yang ada saat ini. Untuk itu, diperlukan kerjasama dan sinergi antar profesi kesehatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan lulusan dalam rangka memberikan pelayanan publik yang lebih terpadu, akuntabel dan berkualitas.

Lebih lanjut dijelaskan dia, berjalannnya kerjasama FK UMSU dengan RS Bhayangkara Medan selama ini juga berhasil membawa FK UMSU pada pencapaian yang baik. FK UMSU menjadi yang pertama meraih akreditasi B di lingkungan perguruan tinggi swasta di Sumatera Utara dengan Akreditasi B.

“Ini menunjukkan kesungguhan FK UMSU r dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran guna menghasilkan dokter ungggul dan memiliki integritas Islam yang baik,” jelasnya.

Penerimaan Mahasiswa Baru

Dijelaskan juga, saat ini FK UMSU sedang melaksanakan penerimaan mahasiswa baru 2017 gelombang tiga. Pendaftaran dimulai 23 Juli  dan pelaksanaan ujian 23 Agustus 2017.Batas akhir pendaftaran  tanggal 22 Agustus 2017 melalui Website: http://penmaru.umsu.ac.id atau datang langsung ke kampus UMSU, Jalan Mukhtar Basri, No 3 Medan.

Menurut Ade, menjadi dokter adalah tujuan yang mulia, namun jika salah dalam menempuh pendidikan dokter tentu akan merusak mulia nya tujuan tersebut. FK UMSU menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun kualitas dokter di Indonesia dengan pendidikan kedokteran berbasis Islam dan berbasis komunitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *