MEDAN – Dalam rangka memperkuat pengembangan pendidikan dan penelitian berkelas dunia, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIK UMSU) telah resmi menjalin kemitraan strategis dengan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia. Kerja sama ini diteken melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang dirangkaikan dengan kegiatan studi banding, menandai komitmen kedua institusi dalam memajukan ilmu kedokteran.
Kolaborasi strategis ini difokuskan pada penguatan tiga pilar utama tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu kedokteran. Kegiatan studi banding yang menyertai penandatanganan ini menghadirkan ruang diskusi strategis yang produktif, dimana sivitas akademika FKIK UMSU dapat berdialog langsung dengan para pakar dari SCCR Indonesia. Diskusi tersebut mengangkat topik-topik penting seputar inovasi riset terkini, menjajaki peluang kolaborasi penelitian yang lebih luas, serta merancang strategi untuk penguatan kompetensi akademik dan keilmuan dosen serta mahasiswa.
Sinergi dengan SCCR Indonesia—sebuah lembaga riset terkemuka di bidang sel punca dan kanker merupakan langkah visioner FKIK UMSU dalam merespons perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran yang sangat dinamis. Melalui kemitraan ini, FKIK UMSU secara nyata menunjukkan komitmennya untuk terus memperluas jejaring strategis dan secara berkelanjutan meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi.
Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, FKIK UMSU semakin mempertegas visinya untuk menjadi institusi pendidikan kedokteran yang unggul, inovatif, dan berdampak nyata bagi kemajuan kesehatan masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi dosen dan mahasiswa FKIK UMSU untuk terlibat dalam penelitian-penelitian pionir, sekaligus berkontribusi pada pengobatan masa depan di Indonesia.




