MEDAN – Kebanggaan kembali menyelimuti Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIK UMSU). Kali ini, prestasi membanggakan diukir oleh mahasiswa dan dosen pendamping FKIK UMSU yang dinyatakan Lolos Abdidaya Ormawa Tahun 2025. Kesuksesan ini merupakan bukti nyata komitmen FKIK UMSU dalam mendukung pengembangan kreativitas dan pengabdian mahasiswa yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Prestasi ini diraih oleh Tim PK IMM FKIK UMSU melalui program inovatif mereka yang berjudul “SIBERIA (Sehat, Bersih, Bebas Malaria): Strategi Terintegrasi Berbasis IoT dan Pengelolaan Sampah untuk Eliminasi Malaria di Desa Nenas Siam.” Program ini dirancang sebagai solusi komprehensif yang menggabungkan pendekatan teknologi mutakhir melalui pemanfaatan Internet of Things (IoT) dengan pengelolaan sampah yang efektif, bertujuan untuk melakukan eliminasi malaria secara terpadu di daerah sasaran.
Keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi, kerja keras, dan semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh seluruh anggota tim, baik mahasiswa maupun dosen pendamping. Sinergi yang kuat inilah yang mampu menghadirkan proposal program yang tidak hanya unggul secara konseptual tetapi juga memiliki potensi dampak sosial yang nyata.
Pencapaian gemilang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa FKIK UMSU untuk terus berkarya, berinovasi, dan tidak takut untuk menghadirkan solusi-solusi kreatif dalam menjawab tantangan kesehatan di masyarakat. Prestasi ini membuktikan bahwa semangat kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dapat melahirkan karya yang kompetitif di tingkat nasional.
Seluruh civitas akademika FKIK UMSU mengucapkan selamat dan bangga atas prestasi yang telah diraih. Teruslah berkarya dan mengharumkan nama FKIK UMSU di kancah yang lebih luas!



