MEDAN – Sebagai bagian dari komitmen nyata dalam pengabdian masyarakat dan tanggap bencana, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIK UMSU) melepas Tim Medis Tanggap Darurat Bencana untuk bertugas di wilayah terdampak di Aceh Tamiang. Tim akan menjalankan misi kemanusiaan pada periode 20–30 Desember 2025, memberikan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pelepasan tim secara resmi dilakukan oleh Wakil Rektor II UMSU, Prof. Dr. Akrim, S.Pd.I., M.Pd, sebagai bentuk dukungan penuh institusi terhadap aksi nyata dalam penanganan kesehatan pascabencana. Kehadiran tim medis FKIK UMSU di Aceh Tamiang diharapkan dapat memperkuat kapasitas layanan kesehatan setempat dan mendukung percepatan pemulihan fisik serta psikologis masyarakat terdampak.
Tim Medis Tanggap Darurat Bencana FKIK UMSU terdiri dari dokter, tenaga medis, serta mahasiswa yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam penanganan darurat dan kesehatan masyarakat. Mereka akan berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat guna memberikan pelayanan yang terintegrasi, sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan.
Keberangkatan tim ini merupakan wujud nyata dari nilai-nilai pengabdian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial yang dipegang oleh FKIK UMSU. Selain memberikan bantuan medis, tim juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pemulihan yang komprehensif dan berkelanjutan di wilayah terdampak.
Dengan semangat gotong royong dan pengabdian tanpa pamrih, FKIK UMSU turut berkontribusi dalam mengurangi dampak bencana dan membangun ketahanan kesehatan masyarakat Aceh Tamiang. Semoga kehadiran tim ini membawa manfaat yang berarti dan mendukung terwujudnya pemulihan yang lebih cepat dan menyeluruh.



