Medan – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menorehkan prestasi dengan meluluskan dan melantik generasi baru tenaga medis. Sebanyak 32 lulusan Program Studi Profesi Dokter angkatan LXIV telah mengikuti prosesi Yudisium dan Sumpah Dokter yang digelar pada Rabu, 21 Januari, di Auditorium Kampus FKIK UMSU, Jalan Gedung Arca No. 53, Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota.
Acara sakral yang menandai peralihan status dari mahasiswa menjadi seorang dokter ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I UMSU, Prof. Dr. Muhammad Arifin, M.Hum. Dalam sambutannya, beliau tidak hanya memberikan ucapan selamat, tetapi juga menyampaikan pesan strategis mengenai tantangan kesehatan nasional. Prof. Arifin menyoroti fakta bahwa Indonesia masih mengalami kekurangan jumlah dokter, sebuah kondisi yang terasa lebih krusial di daerah-daerah pedesaan dan terpencil.
Momen sumpah dokter yang diucapkan oleh ke-32 lulusan ini bukan sekadar ritual hukum, melainkan sebuah ikrar pengabdian. Mereka telah menyatakan komitmen resmi untuk menjalankan profesi dengan penuh tanggung jawab, etika, dan dedikasi. Kelulusan mereka diharapkan menjadi kontribusi nyata FKIK UMSU dalam upaya memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Tanah Air, khususnya untuk menjawab kesenjangan pelayanan kesehatan di daerah-daerah yang membutuhkan.
Dengan bekal ilmu dan ketrampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan, ke-32 dokter baru ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, selaras dengan visi misi UMSU dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.




