Medan – Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan kekhidmatan menyelimuti Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIK UMSU) dalam gelaran Silaturahim Syawal 1447 H. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 1 April 2026 ini mempertemukan Pimpinan Universitas dan seluruh Civitas Akademika FKIK UMSU dalam sebuah momen istimewa untuk saling bermaafan dan mempererat tali persaudaraan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
Pembukaan yang Menggugah Jiwa
Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggema di ruangan, menambah kekhidmatan dan kedamaian suasana. Lantunan ayat suci tersebut menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai spiritual dalam setiap langkah kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan akademik.
Sambutan Dekan: Menjaga Kebersamaan dan Semangat Pasca Ramadhan
Dalam sambutannya, Dekan FKIK UMSU, dr. Siti Masliana Siregar, Sp.THT-KL., Subsp.Rino (K) , menyampaikan bahwa momentum Syawal bukan sekadar ajang seremonial tahunan, tetapi merupakan kesempatan emas untuk menjaga dan memelihara kebersamaan yang telah terjalin selama bulan Ramadhan. Beliau menekankan pentingnya menjaga semangat ibadah, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang telah terasah selama sebulan penuh, agar tidak luntur setelah hari kemenangan tiba. Semangat pasca Ramadhan harus terus dihidupi dalam setiap aktivitas akademik dan pelayanan kesehatan.
Sambutan Rektor: Motivasi dan Arahan untuk Kemajuan Institusi
Selanjutnya, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof. Dr. Agussani, M.AP , menyampaikan sambutan yang penuh motivasi dan arahan strategis. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh civitas akademika untuk terus memperkuat sinergi, kolaborasi, dan soliditas dalam memajukan institusi. Beliau juga menyoroti pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat inovasi di tengah dinamika dunia pendidikan tinggi dan layanan kesehatan yang semakin kompetitif. “Kebersamaan yang kita bangun hari ini adalah fondasi utama untuk mencapai FKIK UMSU yang unggul, berkemajuan, dan bermartabat,” ujar Prof. Agussani.
Tausiah Menginspirasi: Momentum Syawal untuk Memperbaiki Diri
Kegiatan silaturahim ini semakin bermakna dengan adanya tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Maulana Siregar, M.A. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momentum Syawal sebagai titik awal untuk memperbaiki diri, membersihkan hati, dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Beliau mengingatkan bahwa hakikat kemenangan setelah Ramadhan adalah kembalinya seseorang ke kondisi fitri (suci), yang ditandai dengan kesediaan untuk saling memaafkan dan memulai lembaran baru yang lebih baik. Tausiah yang penuh hikmah ini menyentuh hati para hadirin dan menguatkan tekad untuk terus meningkatkan kualitas diri.
Makna Silaturahim untuk Masa Depan
Momentum Syawal menjadi waktu yang tepat untuk saling membuka hati, mempererat ukhuwah, serta memperkuat sinergi dalam membangun FKIK UMSU yang lebih unggul dan berkemajuan. Kegiatan silaturahim ini bukan hanya menjadi ajang pertemuan dan halal bihalal, tetapi juga menjadi penguat semangat kolektif untuk terus bekerja sama, saling mendukung, dan mengisi setiap peran dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
Dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan, seluruh keluarga besar FKIK UMSU mengucapkan:
Minal ‘aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Semoga kebersamaan yang terjalin dalam silaturahim ini membawa keberkahan, menjadikan setiap pribadi di lingkungan FKIK UMSU menjadi insan yang lebih baik, serta membawa FKIK UMSU semakin berjaya, unggul, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan umat. Aamiin.


