Langkat – Komitmen nyata Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dalam pemulihan pascabencana terus ditunjukkan melalui pendampingan langsung kepada mahasiswa yang tengah mengabdi di lapangan. Pada Sabtu, 14 Februari 2026, Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMSU, Dr. dr. M. Edy Syahputra Nasution, M.Ked(ORL-HNS), Sp.THTBKL, bersama Wakil Dekan III Fakultas Teknik (FT) UMSU, Affandi, S.T., M.T, melaksanakan kegiatan Sapa Aksi Tim Mahasiswa Berdampak PK IMM FKIK UMSU di Desa Sekoci, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung berbagai program kerja yang telah dijalankan oleh tim mahasiswa dalam upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana. Para Wakil Dekan III berkesempatan melihat dari dekat realisasi program yang mencakup berbagai aspek kehidupan, yaitu:
-
Pelayanan pos kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan akses layanan medis.
-
Pengelolaan lahan pertanian produktif untuk memulihkan mata pencaharian warga.
-
Pembuatan rumah kaca sebagai inovasi ketahanan pangan berkelanjutan.
-
Pelaksanaan sekolah darurat bagi anak-anak terdampak agar pendidikan tetap berjalan.
Kehadiran pimpinan fakultas di tengah-tengah lokasi bencana ini menjadi bentuk dukungan moril dan motivasi bagi para mahasiswa yang tengah berjuang di garis depan pengabdian. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi langsung terhadap efektivitas program yang dijalankan, serta identifikasi kebutuhan lanjutan yang mungkin diperlukan masyarakat.
Dr. dr. M. Edy Syahputra Nasution dan Affandi, S.T., M.T menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan semangat para mahasiswa yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga mereka untuk membantu pemulihan Desa Sekoci. Sinergi antara FKIK dan FT UMSU dalam program ini mencerminkan pendekatan multidisiplin yang holistik dalam penanganan pascabencana, yang tidak hanya fokus pada aspek kesehatan, tetapi juga pemulihan ekonomi, lingkungan, dan pendidikan.
Semoga kehadiran dan kontribusi nyata mahasiswa UMSU ini dapat terus memberikan manfaat berkelanjutan, mempercepat proses pemulihan masyarakat, serta secara fundamental menguatkan ketahanan dan kemandirian Desa Sekoci dalam menghadapi potensi bencana di masa depan. Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMSU adalah agen perubahan yang berdampak.



